Fungsi Bakteri Pengurai Limbah Anaerob. Call/Sms 0812 8594 7735. Bakteri Yang Tepat,Aman Untuk Masalah Limbah Anda.

Fungsi Bakteri Pengurai Limbah AnaerobFungsi Bakteri Pengurai Limbah Anaerob,  Sangat Banyak Manfaatnya. Khususnya Untuk Berbagai Limbah yang ada di sekitar Lingkungan Kita. Tentunya Kita sudah Tahu Bahwasanya limbah di sekitar rumah kita saja sebenarnya sudah banyak, misalnya sampah (organik/non organik), limbah air pembuangan (cuci/mandi) dan limbah kotoran yang kita hasilkan setiap harinya. dan masih banyak lagi limbah yang manusia hasilkan dari kehidupan kesehariannya.

Fungsi Bakteri Pengurai Limbah

Akan tetapi kebanyakan orang masih belum paham bagaimana cara menyikapi limbah yag di hasilkan oleh diri kita masing masing. Sehingga terkadang kita salah dalam mengatasi ataupun salah menyikapi limbah yang ada. Nah di sinilah fungsi Pengurai Limbah Anaerob. Bakteri Probiotik ini akan menjadi solusi terbaik untuk mengatasi limbah atau mengolah limbah dengan baik dan benar agar Lingkungan kita juga tetap terjaga dengan baik serta nyaman untuk kelangsungan hidup berkeluarga ataupun bermasyarakat tanpa gangguan limbah yang ada.

Fungsi Bakteri Pengurai Limbah Anaerob, ada banyak manfaatnya untuk beberapa limbah di lingkungan kita. Di bawah ini ada beber,,apa contoh limbah yang bisa di atasi oleh Starbact Anaerob. 

Aplikasi Bakteri-anaerob DI SEPTIK TANK / W.C

Manfaat :

  1. Menguraikan bahan organik kompleks (protein, karbohidrat dan lemak) baik padat maupun cair menjadi bahan organik sederhana yang tidak mencemari lingkungan secara biologis.
  2. Menguraikan NHз dan NO2 pada tinja dan sampah organik lainnya secara anaerob sehingga meminimalisir bau.
  3. Menekan jumlah populasi bakteri patogen (yang merugikan) seperti E.coli, salmonella, dan lain-lain pada septik tank sehingga tidak mencemari lingkungan sekitar (terutama bila bercampur dengan sumber air tanah atau sungai).
  4. Menjadikan tinja padat menjadi terurai sehingga septik tank selalu tidak mampet dan tidak penuh.

Petunjuk pemakaian :

  1. Kocok terlebih dahulu botol STARBACT-anaerob selama beberapa saat.
  2. Harap diperhatikan dosis STARBACT yang digunakan karena bila bakteri yang ada terlalu sedikit maka bakteri tidak akan bekerja optimal dalam menguraikan senyawa dari tinja tersebut, apalagi bila sebelumnya pernah diberikan zat kimia yang dapat membunuh bakteri seperti soda api, karbol dan bahan sejenisnya. Dosis minimal yang disarankan adalah 150 ml STARBACT-anaerob (15 x tutup botol atau sekali tuang kemasan ekonomis 150 ml) untuk ukuran septik tank 4 m3 .
  3. Tuangkan STARBACT-anaerob tersebut kedalam setiap closet dengan maksud untuk menghancurkan / menguraikan tinja yang ada disaluran closet dan menghilangkan baunya, lalu siram dengan air hingga merata dan lakukan setiap dua minggu sekali atau satu bulan sekali.
  4. Untuk kasus yang berat (sudah mampet), tuangkan STARBACT-anaerob dengan dosis seperti di atas atau lebih pada closet setiap malam menjelang tidur selama 2-3 hari selama penyebab mampetnya bukan berasal dari bahan anorganik seperti plastik, logam, dan lain-lain.
  5. Untuk maintenance, tuangkan STARBACT-anaerob dengan dosis seperti di atas atau lebih pada setiap closet setiap 1 bulan sekali.

APLIKASI STARBACT-anaerob DI WASTAFEL

Petunjuk pemakaian :

  1. Kocok terlebih dahulu botol STARBACT-anaerob selama beberapa saat.
  2. Harap diperhatikan dosis STARBACT yang digunakan karena kalau bakteri yang ada terlalu sedikit maka bakteri tidak akan bekerja optimal dalam menguraikan senyawa organik (lemak, sayur, nasi,dll).
  3. Campurkan 150 ml STARBACT-anaerob dengan 2 liter air bersih aduk hingga merata. Kemudian masukkan pada wastafel cucian piring sebelum tutup ( pada malam hari ). Lakukan 1-3 hari sekali agar tidak terjadi sumbatan oleh lemak (tergantung banyaknya sampah yang masuk ke wastafel).
  4. Sebaiknya pada sistem pembuangan saluran pipa dihindari dari penggunaan bahan anti bakteri seperti soda api, karbol, lysol, betalaktam, formaldehyde, iodium dan sejenisnya.

APLIKASI STARBACT-anaerob DI KANDANG AYAM

Manfaat :

  1. Menguraikan bahan organik kompleks (protein, karbohidrat dan lemak) baik padat maupun cair menjadi bahan organik sederhana yang tidak mencemari lingkungan secara biologis.
  2. Menguraikan NHз dan NO2 pada kotoran ayam dan sampah organik lainnya secara anaerob.
  3. Mengurangi bau kotoran ayam secara biologis.
  4. Menekan jumlah populasi bakteri patogen (yang merugikan) di kandang ayam.
  5. Mempercepat proses pembentukan kompos dari kotoran ayam dan campuran sampah organik lainnya serta meningkatkan kualitas kompos yang dihasilkan (lebih hitam dan gembur)

Petunjuk pemakaian :

  1. Kocok terlebih dahulu botol STARBACT-anaerob selama beberapa saat.
  2. Harap diperhatikan dosis STARBACT yang digunakan karena kalau bakteri yang ada terlalu sedikit maka bakteri tidak akan bekerja optimal dalam menguraikan senyawa dari kotoran ayam tersebut dan masih ada bau yang menyengat. Dosis minimal yang disarankan adalah 150 ml STARBACT-anaerob dicampur dengan 5 liter air bersih lalu diaduk hingga merata.
  3. Tuangkan campuran tersebut pada sprayer lalu semprotkan hingga merata pada semua permukaan kotoran ayam dikandang tersebut, namun jangan terlalu basah.
  4. Bila kotoran ayam sudah menumpuk maka keesokan harinya dilakukan pembalikan terhadap kotoran ayam tersebut dan lakukan penyemprotan kembali untuk mendapatkan hasil yang optimal.
  5. Lakukan hal-hal tersebut diatas setiap seminggu sekali pada kandang ayam tersebut.
  6. Bila kotoran ayam sudah terlalu menumpuk maka dapat dikumpulkan pada suatu tempat tertentu diluar kandang dan lakukan penyemprotan kembali sambil sesekali diaduk agar merata.
  7. Untuk volume total campuran STARBACT dengan air dapat disesuaikan dengan volume kotoran ayam tersebut.
  8. Kotoran ayam yang telah mendapatkan perlakuan tersebut akan menjadi kompos yang sangat baik untuk pertumbuhan tanaman setelah 3-5 hari penyemprotan, tergantung dari volume kotoran ayam. Bahkan kualitas kompos yang dihasilkan sangat bagus mutunya dibandingkan bila didiamkan saja tanpa penambahan STARBACT-anaerob karena selain bentuk fisik kompos yang lebih hitam dan gembur juga terkandung bakteri probiotik anaerob yang dapat membantu menguraikan unsur pupuk menjadi unsur hara yang dapat segera diserap oleh tanaman sehingga tanah menjadi jauh lebih subur. Hal ini dapat meningkatkan nilai jual kompos tersebut dipasaran sehingga menjadi nilai tambah bagi peternakan ayam

Bakteri Anaerob APLIKASI STARBACT-anaerob DI PERKEBUNAN(Persiapan lahan / Pemulihan tanah bekas pertambangan)

Manfaat :

  1. Memperkaya jumlah populasi bakteri pengurai (probiotik) dipermukaan tanah
  2. Menguraikan bahan kimia pencemar (bila ada) yang ada dipermukaan tanah menjadi bahan organik sederhana yang tidak mencemari lingkungan.
  3. Mempercepat penguraian pupuk sehingga cepat diserap oleh tanaman.
  4. Menekan jumlah populasi bakteri patogen (yang merugikan) dipermukaan tanah.

Petunjuk pemakaian :

  1. Kocok terlebih dahulu botol STARBACT-anaerob selama beberapa saat.
  2. Campurkan 1,4 ltr STARBACT dengan air hingga volume 400 ltr dalam suatu wadah (dosis tersebut untuk 1 Ha lahan). Untuk tanah yang rusak akibat pencemaran kimia, dosis STARBACT dilipatgandakan sebanyak 3-4 kali lipat (4,2 ltr – 5,6 ltr) dari dosis standar tersebut.
  3. Tuangkan campuran tersebut ke sprayer lalu semprotkan hingga merata pada semua permukaan tanah.
  4. Untuk mendapatkan hasil yang lebih optimal, lakukan pembalikan tanah setelah 7 hari kemudian dan lakukan penyemprotan kembali dengan dosis seperti diatas.

APLIKASI STARBACT-anaerob DI PERKEBUNAN(proses pemupukan)

Manfaat :

  1. Memperkaya jumlah populasi bakteri pengurai (probiotik) dipermukaan tanah
  2. Mempercepat penguraian pupuk kimia (urea / TSP / NPK, dll) sehingga cepat diserap oleh tanaman, membuat daya tahan tanaman terhadap penyakit menjadi lebih baik dan mencegah pemakaian pupuk menjadi mubazir.
  3. Menekan jumlah populasi bakteri patogen (yang merugikan) dipermukaan tanah.
  4. Mengefektifkan kinerja pupuk kimia sehingga pemakaian pupuk kimia dapat dihemat secara bertahap.

Petunjuk pemakaian :

  1. Kocok terlebih dahulu botol STARBACT-anaerob selama beberapa saat.
  2. Campurkan 1 tutup botol (± 10 ml) STARBACT dengan 5 kg pupuk kimia (urea / TSP / NPK, dll).
  3. Tebar pupuk tersebut pada permukaan tanah seperti biasa.
  4. Lakukan pencampuran STARBACT dengan pupuk kimia setiap melakukan pemupukan.

APLIKASI STARBACT-anaerob DI LIMBAH ORGANIK (CPO, Karet, Tapioka, dll)

Manfaat :

  1. Menguraikan limbah organik (lemak, protein, karbohidrat, kandungan amoniak dan nitritnya, dll) secara biologis menjadi bahan organik sederhana yang tidak mencemari lingkungan.
  2. Menghilangkan bau pada limbah organik secara biologis.
  3. Menurunkan nilai COD, BOD, amoniak, dll (parameter pencemar) pada limbah organik.

Petunjuk pemakaian :

  1. Kocok terlebih dahulu botol STARBACT-anaerob selama beberapa saat.
  2. Lakukan pengaturan nilai pH limbah sekitar pH : 6,5 – 8 dengan menggunakan H2SO4 atau NaOH/CaCO3.
  3. Campurkan 100 ltr STARBACT dengan 100 ton limbah (±100 M3 limbah) pada bak kedua (dosis pencampuran minimal).
  4. Tutup saluran masuk ke bak tersebut dan saluran keluar dari bak tersebut.
  5. Biarkan kondisi tersebut selama 48 jam.
  6. Buka saluran masuk ke bak tersebut secara perlahan-lahan dan buka juga saluran keluarnya bila volume limbah sudah hampir luber.
  7. Lakukan penyedotan balik (dengan bantuan pompa) dari bak terakhir ke bak kedua tersebut untuk efisiensi pemakaian bakteri.
  8. Setelah 1-2 minggu kemudian, tuangkan STARBACT setiap hari kedalam bak kedua untuk merefresh bakteri yang sudah lemah. Dosisnya adalah 1 ltr STARBACT: 30-40 M3 limbah baru per hari yang masuk ke bak pertama.
  9. Aplikasi ini tidak perlu menggunakan bantuan alat aerator/blower karena sifat bakteri ini adalah anaerobik.
  10. Operator tidak perlu menambahkan zat apapun sebagai nutrisi bakteri kecuali jika komposisi kandungan limbah organiknya sangat rendah dibanding limbah anorganiknya.
  11. Bila mendapati botol STARBACT-anaerob yang menggembung maka STARBACT-anaerob tersebut sudah siap untuk diaplikasikan tanpa harus dikocok terlebih dahulu
  12. untuk limbah sawit yang telah dinetralisir dengan bakteri, dapat digunakan untuk menyiram kebun dan membantu pembentukan kompos dari sampah padat (karena sudah mengandung bakteri probiotik anaerob).
  13. Aplikasi ini dapat juga diterapkan pada limbah laundry & limbah kantin.

APLIKASI STARBACT-anaerob UNTUK PEMBUATAN KOMPOS DARI SAMPAH ORGANIK

Manfaat Fungsi Bakteri Pengurai Limbah Anaerob :

  1. Mempercepat waktu pembuatan kompos.
  2. Meningkatkan kualitas kompos yang dihasilkan.
  3. Memperkaya kandungan bakteri pengurai (probiotik) didalam kompos sehingga mempercepat proses penguraian pupuk dan cepat diserap oleh tanaman.
  4. Menekan jumlah populasi bakteri patogen (yang merugikan) yang terkandung didalam sampah organik.
  5. Meminimalisir bau sampah organik.
  6. Mengefektifkan kinerja pupuk kimia (bila nantinya dioplos dengan pupuk kimia) sehingga pemakaian pupuk kimia dapat dihemat secara bertahap.

Petunjuk pemakaian Fungsi Bakteri Pengurai Limbah Anaerob:

  1. Kocok terlebih dahulu botol STARBACT-anaerob selama beberapa saat.
  2. tuangkan campuran 1 tutup botol (± 10 ml) STARBACT dan 100 ml air ke dalam 10 kg sampah organik (dengan cara disemprot) lalu dieramkan dalam kondisi anaerobik..
  3. Setelah 2-3 hari atau setengah waktu dari waktu perkiraan panen kompos, lakukan pembalikan sampah organik dan semprotkan kembali setengah dosis campuran di atas.
  4. Untuk lebih mempercepat waktu panen kompos, dapat diulangi lagi penyemprotan campuran tersebut diatas sampai beberapa kali sambil dibalik-balik sampahnya.
  5. Sebaiknya sampah organik tersebut dihancurkan terlebih dahulu sebelum dieramkan dan ditiriskan airnya untuk mempercepat pemgomposan.

Anjuran Umum:

  1. Saat penyimpanan STARBACT, hindari kontak langsung dengan sinar matahari dan tutup yang rapat setelah digunakan.
  2. Apabila suatu saat mendapati botol STARBACT yang menggembung, cukup dibuka tutup botolnya selama beberapa saat untuk menghilangkan gasnya akibat aktifitas bakteri.
  3. Hindari pemakaian zat-zat yang dapat mematikan bakteri seperti garam konsentrasi tinggi, karbol, lysol, sianida, betalaktam, formaldehyde, iodium, dll.
  4. Masa kadaluarsa STARBACT adalah 1 tahun sejak tutup botol dibuka.

Fungsi Bakteri Pengurai Limbah Anaerob  Silahkan Untuk Pemesanan Fungsi Bakteri Pengurai Limbah Anaerob Hubungi Ke No Hp 081285947735 atau klik www.arthomoro.com

Fungsi Bakteri Pengurai Limbah Anaerob

Incoming search terms:

  • aplikasi karbol buat tanaman
  • bakteri pengurai anorganik
  • bakteri pengurai limbah untuk limbah laundry
  • fungsi bakteri anaerob dalam septic tank
  • fungsi dalam bakteri pengurai
  • lebih dahulu mana antara zat anorganik dengan bakteri pengurai?
Fungsi Bakteri Pengurai Limbah Anaerob

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *